Minggu, 31 Juli 2011

Merah Putih


Banyak orang di negara Indonesia menganggap bahwa bendera Merah Putih itu seperti dewa yang jika kita menggeletakkannya ditanah langsung di bilang bahwa kita tidak pantas menjadi warga negara Indonesia.
Sebenarnya, kita tak perlu memerlakukan bendera seperti emas berharga, tetapi turutilah nilai-nilai pancasila yang terkandung didalam arti bendera itu.
Sekarang banyak orang yang terlihat menangis ketika menaikan bendera merah putih, seakan timbulah 'jiwa nasionalisme' mereka. Padahal, pahlawan itu menangis karena zaman dulu sangat sulit sekali untuk mendirikan sebuah bendera sedangkan sekarang? terlalu gampang sekali.
Jadi, pokok bahasan dalam tulisan ini adalah kita tak perlu menganggap jika meremehkan bendera sama dengan menginjak negara sendiri, menghargai nilai-nilai pancasila lebih penting. Bukankah jika menghargai bendera tetapi tak melaksanakan nilai-nilai pancasila itu yang tidak pantas menjadi warga negara Indonesia?

Sabtu, 30 Juli 2011

Keadilan


Kata ibuku, keadilan itu bagai bayangan. Yang tampak terlihat tetapi tak nyata. Semua mengira keadilan itu hanya sebatas kata yang terpapang di Pancasila.

"Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia"
Tapi apalah adanya. Pancasila hanya sebatas penghias disetiap dinding tetapi tak dipraktekkan secara langsung. Saat ini, rakyat Indonesia sangat memerlukan keadilan yang semestinya mereka dapat. Keadilan yang dapat melindunginya dari setiap kejadian yang bertentangan dengan kenyataan.
Banyak sekali orang yang tak bersalah ditangkap oleh 'yang berwajib' tetapi orang yang benar-benar salah berkeliaran di muka bumi. Inilah contohnya, dimanakah letak keadilan sesungguhnya jika aparat pemerintah sendiri tak berlaku adil?
Aku merasakan bahwa hak untuk mendapatkan keadilan telah tertindas. Semuanya dimusnahkan dengan rayuan dunia semata.
Aku bertanya, apakah keadilan itu bisa dibeli?
Aku selalu membela teman-temanku oleh guru yang berlaku salah atau tidak adil. Aku selalu memberanikan diri untuk membilang bahwa jawaban yang guru berikan itu salah sehingga aku dan teman-teman mendapat nilai yang sempurna. Aku selalu membela keadilan.
Karena, didalam hati nuraniku menyatakan bahwa jika kita menginginkan keadilan kita harus berlaku adil.
Aku yakin tak ada orang yang tak berlaku tidak adil di muka bumi ini. Tetapi aku yakin bisa menguranginya untuk membebaskan hak-hak orang lain. Aku yakin banyak orang yang menyalahgunakan hak orang lain untuk kesenangan dirinya semata. Aku yakin bahwa ketidakadilan itu tak ada musnah karena keadilan sejati itu hanya berasal dari Illahi Rabbi. Aku yakin itu.
 

Copyright © 2008 Green Scrapbook Diary Designed by SimplyWP | Made free by Scrapbooking Software | Bloggerized by Ipiet Notez